Beberapa Mitos dan Pantangan Mendaki di Gunung Lawu, yang Terkenal Sangat Sakral

4 komentar

Bulak peperangan gunung lawu
bulak peperangan gunung lawu

Pantangan-pantangan yang wajib ditaati di gunung lawu Jawa Tengah. 

Gunung Lawu adalah salah satu gunung yang paling angker dan paling mistis di Pulau Jawa. Pasalnya, gunung ini menjadi tempat transformasi antara Kerajaan Majapahit, Mataram dan Demak pada dahulu kala pada masa pemerintahan kerajaan Prabu Brawijaya V sesaat sebelum ia melakukan "Moksa" atau keabadian. Menurut ajaran agama Hindu. Sebab kejadian itulah yang berjasa atas mistisnya gunung lawu. 

Gunung lawu sendiri memiliki sebuah nama, sangat berbeda bukan? dengan gunung-gunung lain yang ada di Indonesia. Nama gunung lawu adalah "Wukir Mahendra", bicara tentang mistis gunung lawu,  tentu teman-teman yang sudah biasa mendaki gunung pasti tau. Mistis / mitos apa saja yang sangat disakralkan di gunung lawu. Untuk teman-teman yang belum tahu, saya akan menjelaskan sedikit tentang mistis dan mitos gunung Lawu. 

pasar dieng gunung lawu

Ada beberapa tempat yang amat disakralkan di gunung Lawu, diantaranya:

1. Pasar Dieng. 
Pasar dieng merupakan pasar setan, ini ada di gunung lawu. Jika teman-teman ingin mengunjungi pasar setan, teman-teman bisa mendaki gunung lawu via candi ceto, atau mendaki via cemoro kandang. Di pasar ini, banyak pendaki yang sering mendengar suara transaksi layaknya sebuah pasar pada umumnya. 

2. Sendang Drajat. 
Sendang Drajat merupakan tempat pemandian Prabu Brawijaya V, pada jaman dahulu. Konon katanya Prabu Brawijaya V pada masa pemerintahannya pernah mandi di tempat ini, ditemani oleh dayang-dayang yang sangat cantik.

3. Bulak Peperangan. 
Bulak peperangan merupakan padang savana yang sangat luas, bulak peperangan berada tepat sebelum gupakan menjangan. di bulak peperangan ini konon pernah terjadi peperangan, antara pasukan Prabu Brawijaya V dengan pasukan  Kerajaan Cepu / Adipati Cepu. 

di bulak peperangan ini, banyak pendaki yang mendengar suara tapakan seseorang sosok misterius yang menaiki kuda, layaknya seorang prajurit kerajaan. 

4. Gupakan Menjangan. 
Sama halnya padang savana yang luas seperti bulak peperangan, di padang savana ini. Pernah terjadi insiden hilang nya pendaki yang bernama " alvi kurniawan " Alvi dinyatakan hilang di Gupakan Menjangan gunung lawu via candi ceto, sesaat sebelum menuju pasar dieng.

Beberapa peraturan yang wajib ditaati di gunung Lawu dan Dilarang di gunung Lawu: 

1. Membuat jalur pendakian (Ilegal) 
untuk teman-teman yang ingin mendaki gunung lawu, harap untuk mendaki sesuai jalur yang disediakan oleh pihak pengelola. 

2. Memisahkan diri dari kelompok. 
jika teman-teman mendaki gunung lawu secara perkelompok / perteam. Diwajibkan untuk selalu berbarengan dari perjalanan naik hingga turun, dilarang memisahkan diri. Jadi harap, lawan lah ego yang ada di diri kalian. 

3. Menggunakan obor dan api untuk penerangan. 
untuk alat penerangan, hanya diperbolehkan memakai headlamp, lampu tenda, atau senter. Jika memakai obor dan api unggun, tentu ini amat sangat berbahaya. Bisa berindikasi menyebabkan kebakaran hutan di gunung lawu. 

4. Membuat kotor kawasan gunung lawu dan melanggar peraturan yang ada. 
Beberapa pantangan yang wajib dipatuhi, antaranya :
  • Memakai pakaian berwarna hijau pupus. 
  • Memakai pakaian bercorak gadung mlati, benang telon dan mrutusewu. 
5. Mengeluh jika mengalami kesulitan
jika teman-teman mengalami kesulitan disaat dalam perjalanan pendakian, diharap untuk mencoba tidak mengeluh. Lebih baik diam, tetap tenang & cari solusi. 

6. Berkata kotor jorok dan tidak senonoh. 
harap untuk selalu jaga ucapan dimana pun teman-teman berada, bukan hanya di gunung saja. 

7. Melamun dan berpikiran kosong. 
Melamun & berpikiran kosong tentu sangat tidak disarankan, lebih baik berbincang bersama dengan sahabat atau rekan pendakian kalian. Dibanding harus, melamun bengong & berpikiran kosong. 

8. Berlagak sombong dan congkak. 
Sombong merupakan bagian dari sifat yang tidak disukai oleh sesama manusia, jangankan manusia.  Hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan manusia pun, tentu sangat tidak suka dengan sifat manusia yang sombong & merasa dirinya paling tinggi. Padahal, sejatinya kita merupakan bagian kecil dari alam semesta. 

9. Mengganggu makhluk lain. 
Mengganggu makhluk lain juga sangat dilarang di gunung lawu, karena memang kita sesama makhluk hidup harus tau batasan-batasan tertentu.  

10. Merusak tempat-tempat yang dianggap sakral oleh penduduk setempat. 
Ingat ya ,dimana pun tempatnya. Teman-teman tidak boleh merusak apapun itu jenisnya. Baik tempat, benda atau yang lainnya. Begitupula di tempat yang memiliki prasejarah seperti di gunung lawu. pasar dieng gunung lawu dengan tumpukan batunya yang sangat unik, sendang drajat & puncak hargo dumilah yang merupakan situs prasejarah. 

itulah, beberapa larangan mitos & peraturan yang wajib dipatuhi di gunung lawu. Jadi kapan kamu akan mengunjungi gunung lawu? 

Farhan Journey
Seseorang yang mengisi waktu luang untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat .

Related Posts

4 komentar

Posting Komentar

Follow by Email